Home > Berita > Video Ular Berkepala Manusia Wanita

Video Ular Berkepala Manusia Wanita

Tak hanya Blitar yang dihebohkan dengan penemuan ular berkepala wanita. Masyarakat Situbondo juga digegerkan dengan makhluk itu. Namun di Situbondo yang beredar dalam bentuk video. Video itu beredar sejak tahun 2009 lalu.

Video ular berkepala manusia itu berdurasi 2 menit 2 detik dengan bentuk file 3gp. Dalam video tampak kalau ular itu berkepala mirip manusia dan memiliki dua tangan. Dalam rekaman video juga ada sejumlah orang yang tampak asyik merekam ular berkepala manusia yang diletakkan di atas meja.

“Saya dapat video itu dari seorang teman sekitar satu tahun yang lalu,” kata Ketua MUI Situbondo, KH Abdullah Faqih Ghufron saat berbincang dengan detiksurabaya.com, Senin (14/6/2010).

Gus Faqih sapaan akrabnya mengungkapkan dirinya tak percaya dengan penemuan di Blitar. “Kalau itu ditemukan pada 2010 itu bohong. Tapi jika memang kejadian itu benar mungkin memang ular itu tidak sama dengan video yang saya miliki,” ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan Guntur (25) arga Desa/Kecamatan Mangaran. Dia sudah memiliki video itu sejak satu tahun lalu. Dia mendapat video itu dari temannya di Jember. “Wah sudah lama saya punya video ini (ular berkepala manusia, red),” tuturnya.

Di Blitar seorang petani bernama Zamroji mengaku menemukan perempuan berbadan ular di sawah miliknya pada Sabtu (12/6/2010). Makhluk itu mempunyai tinggi 10 cm dengan badan yang melingkar. Rambut yang ada di kepala wanita bertubuh ular itu sepanjang 8-10 cm dengan kuku tangan sepanjang 3 cm dan di mulutnya terlihat taring.

Blitar – Merebaknya pemberitaan mengenai penemuan ular berkepala manusia yang ditemukan Zamroji (55) warga Desa Sukosewu, Kecamatan Gandusari, Blitar membuat aparat kepolisian bergerak cepat. Ular berkepala manusia dan pemiliknya akhirnya diamankan Polres Blitar.

Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Edi Herwiyanto mengungkapkan langkah ini diambil pihak kepolisian untuk membuktikan kebenaran dari fenomena ular berkepala manusia itu.

“Karena telah meresahkan masyarakat, maka ular beserta pemiliknya kita amankan untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkapnya saat dihubungi wartawan, Senin (14/6/2010).

Selain meresahkan pihak kepolisian menduga ada unsur penipuan dari fenomena penemuan ular itu. Hal itu terlihat dari keanehan ular yang mempunyai kepala menyerupai  sosok wanita  serta tangan dan kuku. “Secara fisik badannya memang ular biasa, namun keberadaan kepala serta tangan nampak direkatkan menggunakan lem,” tuturnya.

Untuk membuktikan kebenaran, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap pemilik ular serta 6 orang saksi lainnya. Bahkan untuk membuktikan keaslian dari ular tersebut pihak kepolisian juga akan mengirim ular ke Dinas Peternakan Kabupaten Blitar, sehingga dapat dibuktikan keasliaannya secara akurat.

“Status dari pemilik serta 6 orang lainnya masih sebagai saksi dan masih dilakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Polisi juga menilai apa yang dilakukan pemilik dengan mempertunjukan juga dinilai tidak mempunyai izin keramaian, pihak kepolisian menduga adanya kesengajaan memunculkan fenomena ular berkepala manusia itu untuk mencari sumbangan.

Hal itu terlihat terdapatnya kotak sumbangan yang pada hari ini berisi sedikitnya uang Rp 1 juta. “Selain ular berkepala manusia, uang yang didapat hari ini kita jadikan sebagai barang bukti,” tandasnya.

Jika memang nantinya dalam pemeriksaan terbukti adanya unsur penipuan, maka  akan  dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 4  tahun penjara.

“Pemeriksan masih akan terus dilakukan dan jika terbukti bersalah statusnya akan dijadikan sebagai tersangka dan akan kita  tindak sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. ( dtksby )

Incoming search terms for the article:

Categories: Berita Tags: